
"Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian" {Shohih HR Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215}
Rasulullah bersabda:
"Konsumsilah Habbatus Sauda. Sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali mati". (HR Bukhari).
Kandungan Habbatussauda / Jinten Hitam /Nigella Sativa :
- Crystalline Nigellone dan Arginine
- Asam Alfa Linolenic dan Asam Linoleic Karotine.
- 15 macam asam amino Protein, Karbohidrat dan minyak olatile(Alkaloids, Saponin dan Crude Fiber, Kalsium, Sodium, Potasium, Magnesium, Selenium dan zat besi
- Vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan Niacin.
Habbatus Sauda ialah sejenis tumbuhan yang tumbuh di Afrika Utara, Asia, dan Eropa Selatan. Khasiatnya telah diketahui sejak 3.000 tahun lalu. Pada zaman Yunani Kuno, raja-raja Yunani dikubur bersama dengan biji-biji hitam ini, karena biji-biji tersebut berfungsi mengawetkan mayat.
Ahli pengobatan mereka, Dioscorades, pada abad pertama, mencatat Habbatussauda digunakan untuk mengobati sakit kepala, saluran pernafasan sakit gigi, dan cacing usus.
Pada zaman Rasulullah pun, umat Islam menggunakannya sebagai obat segala macam penyakit. Dalam hadis yang didwayatkan Imam Bukhari dan Siti Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Habbatussauda ini adalah obat segala penyakit, kecuali kematian".
Ketika itu, teknologi kesehatan belum secanggih sekarang, namun ucapan Rasulullah, yang tidak lepas dari petunjuk Allah SWT, telah mengungkapkan khasiat si biji hitam itu. Hingga kini, sauda merupakan obat alternatif, terutama bagi orang-orang Arab, sebelum pergi berobat secara medis.Nama lain Habbatus sauda adalah al-karawiyyah as-sauda, al-kamoun al-aswad, atau asy-syuniz. Orang Barat menyebutnya black seed, kerosene, coal oil, atau carazna. Sementara orang Indonesia menyebutnya "jintan hitam". Mungkin karena bentuknya seperti jintan, salah satu bumbu masakan, dan berwama hitam. Sedangkan bahasa ilmiahnya adalah Nigella Sativa Lin.
Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang kering, panas, dan berpasir. Biji-biji jintan hitam terdapat pada bunganya. la dituai pada September, jika kantung-kantung biji jintan ini sudah berubah wama menjadi coklat muda dan bijinya menjadi hitam serta keras.Sesudah dituai, pokoknya dipotong don dikeringkan, biji-bijinya dikeluarkan, dikisar atau digiling, sebelum dibawa ke kilang untuk dikeluarkan minyaknya. Kemudian dipasarkan dalam bentuk kapsul, minyak atau mentahnya.




